Menyantap makanan atau minuman hangat kala di cuaca dingin selain nikmat juga dapat menghangatkan tubuh. Anda bahkan tak lupa untuk meniupnya terlebih dahulu. Akan tetapi dalam riset terakhir mengatakan jika meniup makanan maupun minuman yang masih panas ternyata dapat mengganggu kesehatan Anda, seperti gangguan di organ ginjal, lambung, paru-paru hingga jantung. Benarkah demikian ??? Sumber gambar : skymetweather.com


Menikmati makanan atau minuman hangat lebih afdol rasanya ketika di cuaca dingin. Apalagi ditambah dengan makanan pendamping, seperti coklat, kacang, atau kue. 

Ketika menyantap makanan hangat, pernahkah kamu meniup makanan tersebut dalam keadaan masih panas ??? 

Ketahuilah, jika kebiasaan meniup makanan yang masih panas ternyata dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Benarkah demikian ??

Berdasarkan penelitian terakhir mengatakan ketika seseorang meniup makanan panas, secara tidak langsung terjadi reaksi antara udara dari mulut dengan makanan/minuman panas.

Dalam dunia biologi, udara yang dikeluarkan dari mulut mengandung karbondioksida (CO2). Jenis karbon ini termasuk berbahaya apabila bercampur dengan makanan.

Makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi unsur CO2 sudah dianggap tidak higienis serta dilarang untuk dikonsumsi karena dapat menyebabkan datangnya penyakit serius. Berikut ini penyakit yang diakibatkan oleh makanan tidak higienis ;

1.) Tubuh Lemas dan Anemia

Saat makanan yang bercampur dengan CO2 masuk ke dalam tubuh secara terus menerus dapat mengganggu aliran darah. Hal ini karena kandungan CO2 pada makanan dapat mengikat oksigen dan menyebabkan sel darah yang mengangkut oksigen menjadi sedikit. Kondisi tubuh kekurangan sel darah kaya oksigen disebut juga Anemia.

Selain itu, darah yang kurang oksigen dapat mempengaruhi kesehatan otak dan jantung. Kurang konsentrasi menandakan kamu kekurangan oksigen di otak, sementara penyakit jantung siap menanti karena organ jantung sangat membutuhkan oksigen dalam jumlah cukup.


2.) Tukak Lambung

H. Phory adalah sejenis bakteri yang berasal dari makanan tidak higienis. Bakteri ini biasanya menyerang bagian lambung dan menyebabkan gangguan kesehatan pada lambung, seperti tukak lambung. Penyebarannya juga terbilang mudah dan cepat, yakni melalui pernafasan.

3.) Memberatkan Kerja Ginjal

Makanan yang bercampur dengan CO2 apabila dikonsumsi terlalu banyak ternyata juga dapat memberatkan kerja ginjal. Senyawa CO2 akan bereaksi kembali dengan air (H2O) yang nantinya akan membentuk asam karbonat. Apabila asam ini terlalu banyak, maka kinerja ginjal semakin berat untuk membuangnya dan bisa saja terkena gagal ginjal.

4.) TBC

Tuberkulosis (TBC) adalah suatu penyakit pernafasan yang dapat menular melalui udara. Penyakit yang menyerang paru-paru ini disebabkan oleh virus. Virus ini berasal dari makanan tidak higienis. Penyakit TBC bisa berakibat kematian jika tidak segera ditangani.


5.) Keracunan Makanan

Keracunan makanan bisa terjadi karena makanan itu memang tidak higienis atau terdapat senyawa CO2 cukup banyak. CO2 dianggap racun oleh lambung dan apabila kandungan CO2 terlalu banyak, perut akan meresponnya dengan muntah-muntah. Maka tak heran orang yang mengalami keracunan biasanya sering muntah-muntah setelah menyantap suatu makanan.

Itulah beberapa bahaya tersembunyi ketika meniup makanan maupun minuman panas. Untuk itu, jangan sesekali meniup makanan, tunggu selama beberapa menit sebelum menikmatinya

Baca juga :